Anak Disodomi, Lapor Polisi

Selasa, 3 Februari 2009 10:44:34 - oleh : admin

Anak Disodomi, Lapor Polisi

ilustrasi_pelecehan_seks.jpgAisyah, 30, warga Desa Linter Kecamatan Kejayan Pasuruan kemarin (2/2) melapor ke kepolisian. Ia mengadukan soal putranya, MZH, 8, yang mengaku telah disodomi tetangganya sendiri, Pj.

Peristiwa itu bermula saat MZH pada Minggu (1/2) lalu mengeluh kesakitan. Setelah didesak, bocah kelas 2 SD itu mengaku telah disodomi Pj. Aisyah pun kemarin langsung melaporkan itu ke Polsek Kejayan.

Polsek lantas menganjurkan MZH dibawa ke RSUD Bangil untuk divisum. Kemarin, MZH dibawa ke RSUD Bangil. Dia ditemani pamannya, yakni Abdul Hadi, 28.

Hadi merasa tidak terima dengan perlakuan Pj. "Dia itu preman kampung. Kami saling kenal. Tapi saya tidak percaya kalau ia sampai menyodomi," tuturnya.

Ia lalu menjelaskan peristiwa yang menimpa keponakannya menurut keterangan Aisyah. Sabtu (31/1) sekitar pukul 15.00 Pj mengajak MZH ke sebuah ladang tebu. "Saya nggak tahu itu benar atau tidak. Tapi dia (MZH) pernah mengeluh ke saya kalau anusnya sakit. Dia mengaku anusnya dimasuki alat kelamin tetangga saya. Karena sudah tekad untuk diproses hukum, pihak keluarga melaporkan ke polisi," ungkap Hadi.

Sekitar pukul 12.00 tim medis pun masih memeriksa kondisi MZH. Bocah itu memilih menutup mulutnya ketika ditanya Radar Bromo. Kemarin, MZH tidak tampak didampingi ibu dan bapaknya. Menurut Hadi, ibu dan bapak MZH berada di rumah.

"Hanya saya yang menemani. Saya ingin tetangga saya yang menyodomi itu bisa dihukum," kata Hadi berkali-kali.

Penyelidikan pun kemarin melibatkan anggota unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Pasuruan. Sekitar pukul 12.30, dua orang petugas unit PPA datang menemui MZH dan Abdul Hadi. Setelah tim medis selesai melakukan visum, MZH pun dibawa menuju Polres Pasuruan.

Sementara itu Kapolres Pasuruan AKBP Achmad Yani yang dikonfirmasi melalui Kasatreskrim AKP Samsul Arifin mengatakan kesatuannya masih mendalami penyelidikan ini. "Kami masih menunggu hasil visum. Petugas juga masih memeriksa keterangan korban," katanya.

Menurut Kasatreskrim, polisi belum bisa langsung menunjuk tersangka. Masih perlu melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi lain. "Kejadiannya juga tidak ada yang tahu. Sedangkan tetangga korban yang dikatakan oleh pihak keluarga telah menyodomi, rencananya akan kami panggil," ucapnya.

Pemanggilan tersebut, lanjut Kasatreskrim, hanya untuk dimintai keterangan. Jika nantinya ada kesamaan keterangan korban dengan tetangganya itu, barulah bisa mengerucut ke tersangka. (jawapos)

| More

Berita "Kriminal" Lainnya

Pasuruan Kota

Kamis, 21 November 2013 11:09:58

UMK 2014 Ditetapkan, Buruh Tak Puas & Ancam Demo Lagi

Pasuruan - Gubernur Jawa Timur Soekarwo akhirnya menetapkan upah mini...

Rabu, 12 Juni 2013 17:47:13

Raih Adipura Keempat, Kota Pasuruan Pawai Keliling

Pasuruan - Raih piala Adipura empat kali berturut-turut, Pemkot Pasuru...

Rabu, 24 April 2013 07:39:17

Peringati Hari Kartini, Keliling Kota Pasuruan

PASURUAN - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 april, dimakna...

Kamis, 4 April 2013 12:39:06

Polres Pasuruan Kota Bentuk Tim Patroli Sambang

Pasuruan - Polres Pasuruan Kota melaunching Tim Patroli Sambang, Rabu ...